Viral Kondisi Rumah Tua di Gunung Kidul

Viral Kondisi Rumah Tua di Gunung Kidul
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dilansir Detik (26/9), satu unit rumah tua yang terletak di tengah kebun jati Padukuhan Pati, Kelurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, telah menjadi sorotan netizen selama sepekan ini. Menurut laporan Detik, rumah tua tersebut adalah milik Bupati ke-18 Gunungkidul, Prawiro Suwignyo. Rumah tua itu saat ini sedang dipertimbangkan sebagai cagar budaya.

Dicatat Detik, pemilik rumah itu, Prawiro Suwignyo, ternyata pernah menjabat Kepala Daerah Gunungkidul pada periode 1958-1959 silam.

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul CB Supriyanto menyebut singkatnya masa pemerintahan Suwignyo karena dulu bupati dipilih berdasarkan maklumat. Saat itu, belum ada aturan yang mengatur tentang lamanya masa jabatan seorang pejabat.

Terkait sosok Prawiro Suwignyo, Supriyanto menyebut data tentang pemilik rumah tua yang viral itu memang minim, sehingga dia juga tidak tahu detail soal sejarah rumah tua yang jadi sorotan netizen itu.

loading...

Sementara menurut ahli waris yang sempat tinggal di rumah tersebut, Martanty Soenar Dewi, menyebut bahwa luas lahan bangunan tersebut sekitar 5.000 m2. Dia menyebut rumah peninggalan eyangnya itu diduga dibangun sebelum Indonesia merdeka sekitar tahun 1920an.

Menurutnya rumah yang masih berdiri itu merupakan bagian depan saja, sementara bagian utama rumah itu sudah ambruk karena termakan usia dan dimanfaatkan saudaranya. Martanty juga mengamini rumah milik eyangnya itu sangat mentereng pada masanya

Dia menceritakan bahwa zaman dulu rumah paling bagus di lingkungannya, karena ada fasilitas seperti badminton di depan, fasilitas untuk orang sekitar dan di teras digunakan untuk main musik keroncong bapak-bapak anak muda.

Martanty juga mengaku punya rencana untuk memugar rumah tua tersebut. Pemugaran itu nantinya akan mempertahankan bentuk aslinya.

Sementara itu Dinas Kebudayaan Gunungkidul juga sedang mengkaji untuk menjadikan rumah tua milik Prawiro Suwignyo itu sebagai cagar budaya. Pihak Dinas Kebudayaan juga akan melakukan survei ke rumah tersebut untuk mempercepat proses menjadikan bangunan itu sebagai cagar budaya.

loading...

Sumber berita dan foto: Detik

tambo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *