Cara Mencegah Stroke Pada Wanita

Cara Mencegah Stroke Pada Wanita
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ada anggapan selama ini bahwa stroke adalah penyakit yang identik dengan pria. Namun faktanya, wanita juga termasuk dalam kelompok rentan yang dapat menderita stroke.

Stroke adalah kerusakan otak akibat gangguan suplai darah karena penumpukan, penyumbatan, serta perdarahan. Stroke bisa mengakibatkan seseorang mengalami gejala terkait dengan fungsi otak seperti gerakan, kelumpuhan, dan ingatan.

Dilansir CNN Indonesia (29/10), dokter spesialis saraf Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Ita Muharram Sari menjelaskan bahwa stroke pada perempuan sering kali diabaikan.

Ita menjelaskan bahwa selama ini kita cenderung perhatian pada laki-laki sehingga pasien perempuan kurang tereksplor.

loading...

Hari Stroke sedunia diperingati setiap 29 Oktober. Tahun ini, RSPON mengangkat tema fokus pada perempuan I am a woman, stroke affected me stroke affected everyone.

Menurut Ita, ada sejumlah alasan yang membuat risiko stroke pada perempuan kerap dikesampingkan. Salah satunya adalah faktor hormonal.

Siklus menstruasi yang dipengaruhi oleh hormon membuat perempuan seolah-olah dilindungi dari kondisi kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan stroke. Namun, risiko stroke dapat segera muncul setelah tidak lagi menstruasi atau menopause.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevalensi stroke di Indonesia mencapai 10,9 persen per mill meningkat dibanding sebelunya yakni 7 persen. Prevalensi pada laki-laki mencapai 11 persen dan perempuan 10,9 persen. Semakin bertambahnya usia, semakin meningkat pula kasus stroke.

Selain faktor hormonal, dia juga menjelaskan bahwa tenaga kesehatan sering tidak melakukan pemeriksaan menyeluruh pada perempuan dengan gejala stroke, berbeda dengan pada laki-laki.

loading...

Menurutnya gejala stroke pada umumnya meliputi hilang kesadaran, kelumpuhan tiba-tiba, kelelahan, mati rasa, dan sulit berbicara. Namun, selain gejala umum ada juga gejala yang tidak biasa seperti migrain, sulit mengolah bahasa, dan sering lupa.

Selain itu, sejumlah faktor risiko juga dapat mempengaruhi stroke pada perempuan. Faktor risiko stroke pada setiap orang adalah hipertensi, diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi. Pada perempuan, terdapat sejumlah faktor risiko lain yang memperberat stroke.

Berikut ini adalah faktor risiko stroke pada perempuan.

  1. Kehamilan

Risiko stroke pada wanita hamil meningkat, terutama pada trimester ketiga dan pasca melahirkan.

2. Preeklamsia

loading...

Preeklamsia adalah tekanan darah tinggi yang terjadi pada kehamilan. Preeklamsia meningkatkan resiko stroke di kemudian hari.

3. Pil KB

Resiko stroke iskemik atau stroke sumbatan pada wanita yang menggunakan kontrasepsi oral meningkat, terutama pada wanita dengan faktor resiko stroke lainnya seperti merokok dan tekanan darah yang tinggi.

Dia menyarankan agar perempuan dengan faktor risiko stroke seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, dan obesitas untuk menggunakan alat kontrasepsi yang tidak mempengaruhi hormonal.

4. Menopause

loading...

Risiko stroke meningkat pada perempuan yang tidak lagi menstruasi. Sepuluh tahun setelah menopause, hingga dua kali lipat pada wanita.

5. Migrain dengan gejala aura

Penderita migrain sebagian besar adalah wanita. Migrain dengan aura dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke iskemik pada perempuan usia muda, terutama jika mereka merokok atau menggunakan kontrasepsi oral.

6.Obesitas

Perempuan dengan berat badan berlebih akan memiliki risiko terkena stroke perdarahan.

loading...

Cara untuk mencegah stroke pada wanita adalah dengan menghindari faktor risiko yang dapat dicegah. Dia juga menyarankan agar perempuan rutin melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Setiap perempuan juga dianjurkan untuk rutin berolahraga, menjaga berat badan seimbang, mengonsumsi makanan yang sehat, mengelola stres, dan istirahat yang cukup.

Sumber: CNN Indonesia

Ilustrasi: Medical

loading...

tambo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *